GAZA – Pasukan Israel telah meluncurkan serangan di kota Palestina Beit Lahia setelah puluhan sirene roket terdengar di Israel selatan menyusul tembakan artileri ringan dari latihan yang dilakukan oleh militer Hamas di Jalur Gaza utara.
Sistem rudal Iron Dome telah diaktifkan beberapa kali pada Minggu (25/3/2018) malam sebagai balasan dari tembakan artileri dari manuver Hamas.
Namun nelum ada laporan tentang kemungkinan korban dari serangan itu.
Media Israel melaporkan beberapa serangan diluncurkan dari Ashkelon berikut rentetan roket yang ditembakkan dari Gaza. Namun tentara Israel kemudian menegaskan tidak ada roket yang ditembakkan ke Israel. Dikatakan sistem anti-rudal Iron dome diaktifkan setelah penembakan senapan mesin berat di Jalur Gaza.
Militer Israel sering mengebom Jalur Gaza, dengan warga sipil menjadi sasaran utama serangan tersebut.
Israel juga telah meluncurkan beberapa perang di pantai Palestina, yang terakhir dimulai pada awal Juli 2014. Agresi militer, yang berakhir pada 26 Agustus 2014, menewaskan hampir 2.200 warga Palestina. Lebih dari 11.100 orang lainnya juga terluka dalam perang.
Jalur Gaza telah berada di bawah pengepungan Israel sejak Juni 2007. Blokade tersebut telah menyebabkan penurunan standar hidup serta tingkat pengangguran yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kemiskinan yang tak kenal lelah.
Rezim Israel menyangkal sekitar 1,8 juta orang di Gaza hak-hak dasar mereka, seperti kebebasan bergerak, pekerjaan dengan upah yang layak serta kesehatan dan pendidikan yang memadai.




