Israel Serang Gedung TK yang Jadi Tempat Pengungsian, 23 Orang Tewas

Foto udara menunjukkan bangunan dan mobil yang hancur pasca serangan Israel yang berlanjut di Rafah, Gaza, Palestina, Jumat (9/2/2024). (Foto: ANTARA/Anadolu Agency)

GAZA – Setidaknya 23 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangkaian aksi kekerasan yang dilakukan oleh Israel di beberapa wilayah Jalur Gaza, termasuk Taman Kanak-Kanak (TK) yang dijadikan tempat pengungsian.

Pesawat tempur Israel melakukan serangan udara terhadap rumah-rumah dan jalan-jalan di kamp Bureij, Maghazi, dan Nuseirat. Kemudian, Kota Zawaida dan Deir al-Balah di pusat Jalur Gaza, serta rumah di Rafah bagian selatan Jalur Gaza.

Dalam penyerbuan terhadap taman kanak-kanak yang dijadikan tempat pengungsian di kota Zawaida di Jalur Gaza tengah, empat warga Palestina tewas, termasuk tiga anak, sementara yang lainnya mengalami luka-luka, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita resmi Palestina Waf.

Media juga melaporkan bahwa tentara Israel membombardir jalan-jalan utama di kamp Maghazi, serta beberapa rumah di kamp Bureij dan Nuseirat, menyebabkan kerusakan yang parah. Sepuluh jenazah dan beberapa luka-luka ditemukan dari area-area yang menjadi target di kamp-kamp tersebut.

Di Kota Rafah, delapan warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan yang menargetkan dua rumah keluarga, Al-Sayyid dan Al-Nahal, menurut sumber medis di Rumah Sakit Kuwait.

Sejak 7 Oktober, Israel telah menyebabkan kematian 27.840 warga Palestina dalam serangan intensif di Jalur Gaza, termasuk 12.000 anak-anak dan 8.190 perempuan, sementara 67.317 lainnya mengalami luka-luka, menurut otoritas Palestina.

Lada keputusan sementara di akhir Januari, Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel untuk mematuhi enam tindakan sementara, termasuk upaya untuk mencegah genosida dan memastikan penyediaan layanan dasar serta bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di Gaza.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here