Israel Tolak Mentah-Mentah Usul AS soal Perdamaian dengan Palestina

Ilustrasi: Pasukan Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat. (Foto: Anadolu)

YERUSALEM – Dua menteri Israel mengekspresikan penolakan terhadap rencana perdamaian yang diajukan oleh Amerika Serikat untuk pembentukan negara Palestina.

Laporan dari Washington Post menyebutkan bahwa AS dan beberapa negara Arab sedang menggarap rencana perdamaian jangka panjang antara Israel dan Palestina.

Rencana tersebut mencakup kerangka waktu pasti untuk pembentukan negara Palestina, yang diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang.

Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menulis di platform media sosial bahwa mereka tidak akan pernah menyetujui rencana tersebut, yang menurutnya, memberikan hadiah kepada Palestina atas pembantaian yang mereka lakukan terhadap Israel.

“Kami tidak akan pernah setuju, dalam keadaan apa pun, terhadap rencana ini yang pada dasarnya mengatakan bahwa Palestina pantas mendapatkan hadiah atas pembantaian mengerikan yang mereka lakukan terhadap kami, yaitu negara Palestina dengan ibu kota di Yerusalem,” tulis Smotrich di platform media sosial X, Kamis (15/2/2024).

Smotrich menganggap negara Palestina sebagai ancaman nyata, terutama setelah serangan kelompok pejuang Hamas pada 7 Oktober 2023.

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, juga menentang rencana perdamaian tersebut yang dilaporkan oleh Washington Post.

Dia menegaskan penolakannya dengan menyatakan bahwa memberikan negara kepada Palestina setelah 1.400 orang terbunuh adalah hal yang tidak akan terjadi.

“(Sebanyak) 1.400 orang terbunuh, dan dunia ingin memberi mereka (Palestina) negara. Itu tidak akan terjadi!” kata dia di X.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here