Jabar akan Mulai Tatanan Kenormalan Baru Mulai 1 Juni

Ilustrasi/ Sindonews

BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Provinsi Jawa Barat akan menerapkan tatanan kenormalan baru (new normal) dengan perlahan membuka kembali kegiatan ekonomi mulai Senin, 1 Juni 2020.

Saat kenormalan baru dimulai, tempat kegiatan dan bekerja akan dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan.

Protokol tersebut antara lain menjaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan ketika keluar-masuk dari sebuah tempat.

Dia mencontohkan, pusat perbelanjaan bahkan harus membatasi pengunjung sampai setengah dari total kapasitas.

“Kalau tadinya mungkin 10.000 sekarang diumumkan hanya 5.000,” paparnya ketika mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau simulasi pembukaan mal di Bekasi, Selasa (26/5/2020) siang, dilansir VOAIndonesia.

Emil menambahkan Pemda akan menggelar sosialisasi sampai Minggu, 31 Mei–hanya 4 hari sejak diumumkan.

Jabar akan menerapkan tatanan kenormalan baru bersama 3 provinsi lain, yakni DKI Jakarta, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Di Jabar, situasi dinilai membaik jika dibandingkan dengan kondisi sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) level kota dan provinsi diberlakukan.

Sebelum PSBB, ada 40 kasus positif baru per hari, kini turun menjadi 21-24 kasus. Sementara rata-rata kematian akibat Covid-19 pun menurun dari 7 jiwa menjadi 3 jiwa per hari.

Advertisement