Netanyahu Tolak 15 Poin BoP, Israel Tetap Bertahan di Gaza

PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Anadolu)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak rencana perdamaian 15 poin yang diusulkan Board of Peace (BoP) untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza.

Netanyahu menegaskan Israel tidak akan menarik pasukannya sebelum Hamas benar-benar melucuti seluruh persenjataannya.

“Israel menolak dokumen 15 poin tersebut,” kata Netanyahu dalam rapat Kabinet Israel pada Minggu (9/8).

Netanyahu mengatakan militer Israel akan tetap berada di Gaza dan terus menghadapi ancaman terhadap pasukan maupun warga Israel. Menurutnya, Israel masih melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat terkait rencana tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa selama dirinya masih menjabat sebagai perdana menteri, Israel tidak akan mengizinkan berdirinya negara Palestina. Netanyahu menuntut pelucutan senjata Hamas dilakukan secara menyeluruh, termasuk senjata ringan, fasilitas produksi militer, gudang senjata, dan jaringan terowongan.

Di sisi lain, Hamas menyatakan tetap berkomitmen menjalankan rencana BoP tersebut. Hamas meminta mediator dan negara-negara penjamin untuk menekan Israel agar mematuhi peta jalan perdamaian dan tidak menghambat proses tersebut.

Rencana 15 poin BoP sebelumnya diumumkan sebagai upaya mencapai perdamaian di Gaza. Salah satu poin utamanya adalah pelucutan senjata Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di wilayah tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here