JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga 12 Maret 2026.
DKI Jakarta termasuk daerah yang masuk dalam status siaga terhadap hujan lebat.
Berdasarkan keterangan BMKG yang dikutip Senin (9/3/2026), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di berbagai daerah dan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
BMKG sebelumnya mencatat hujan lebat sudah terjadi di sejumlah wilayah pada periode 2–4 Maret 2026. Curah hujan tinggi antara lain tercatat di Jawa Tengah mencapai 77,2 milimeter per hari, Jawa Timur 72,5 milimeter per hari, Sumatera Barat 67,5 milimeter per hari, Nusa Tenggara Timur 63,2 milimeter per hari, Jambi 57,5 milimeter per hari, serta Jawa Barat 53,1 milimeter per hari.
Tingginya curah hujan tersebut dipengaruhi berbagai dinamika atmosfer yang terjadi secara bersamaan. Salah satunya adalah keberadaan tiga bibit siklon tropis di selatan Indonesia, yakni 90S, 93S, dan 92P.
Selain itu, pertemuan angin Monsun dari utara dengan aliran baratan dari Samudra Hindia di selatan Indonesia turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
BMKG juga mencatat fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 5 atau Maritime Continent turut memperkuat pembentukan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur.
Aktivitas Gelombang Kelvin dan Gelombang Equatorial Rossby juga diperkirakan aktif sehingga meningkatkan potensi hujan di sejumlah wilayah.
Untuk periode 9–12 Maret 2026, BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, beberapa daerah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
Wilayah tersebut antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta sejumlah wilayah di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat untuk beberapa daerah, termasuk Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan yang berstatus siaga.





