Jalur Menuju Aleppo Masih Berkecamuk, Bantuan Dompet Dhuafa Masih Terhambat

Aleppo
Bantuan lanjutan dari Dompet Dhuafa untuk pengungsi Aleppo terhambat karena jalur menuju Aleppo masih berkecamuk perang. Pada Gambar Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa saat menyalurkan bantuan Dompet Dhuafa, Januari 2017 lalu. Foto: Ist

ALEPPO (KBK) – Kondisi peperangan di Aleppo sudah menurun intensitasnya, kondisi dalam kota Aleppo pun relatif aman dan terkendali. Begitu juga di Aleppo Selatan, namun untuk menyalurkan bantuan ke kawasan tersebut harus melalui kota-kota yang masih berkecamuk perang.

“Jadi penyaluran bantuan agak terhambat, masih menunggu situasi aman,” ungkap Arif Rahmadi Haryono, Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa untuk Aleppo, melaporkan kepada KBK dari perbatasan Turki, Rabu (8/2/2017).

Dikatakan Arif, pertempuran hanya terjadi di pinggiran kota, terutama yang searah dengan perbatasan Turki.

“Menurut info dari teman-teman Persatuan Pelajar Indonesia (PPI), di kawasan Aleppo Selatan sudah aman udah bisa diakses, hanya saja untuk menuju ke sana yang sangat tidak aman karena harus melewati kota-kota yang masih jadi basis oposisi pemerintah,” jelas Arif.

“Jalur pesawat belum normal, jadi tidak bisa diakses dari darat dan udara,” imbuhnya.

Arief melaporkan, di kota-kota lain masih terjadi baku tembak antara tentara pemerintah dan opsisi.

Sekitar dua hari lalu, lanjutnya, perang besar terjadi di kota Daraa, sekitar 200an km dari Damaskus.

Advertisement