spot_img

Jangan Lama-Lama! Tidur Siang Singkat Mampu Usir Lemas saat Puasa

BANJARMASIN – Tidur siang adalah cara paling ampuh untuk membunuh waktu saat tubuh lemas karea merasa lapar dan haus ketika sedang berpuasa.

Tapi ingat, jangan lama-lama melakukan tidur siang di kala puasa, cukup singkat sekitar 30 menit saja, maka tidur siang dapat mencegah badan kita dari lemas.

“Tidur siang ini dilakukan dengan tujuan menambah power atau energi sehingga tubuh kembali bugar dan rasa kantuk berkurang,” kata Pakar kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr dr Syamsul Arifin.

Syamsul mengatakan tidur selama 20 sampai 30 menit di sela aktivitas untuk mengembalikan stamina dikenal dengan istilah power nap. Paling baik dilakukan pada pukul 13.00 sampai 15.00.

“Jangan tidur di atas pukul 15.00 atau terlalu sore karena cenderung membuat tubuh terbangun dalam kondisi lemas dan sulit tertidur kembali pada malam harinya,” katanya.

Menurut dia, tidur siang singkat hanya memasuki fase satu sampai dua dalam siklus tidur, sedangkan siklus tidur penuh terdiri atas empat fase, termasuk memasuki tahap akhir atau REM (Rapid Eye Movement) atau tidur bermimpi.

“Pada tahapan tidur sampai tahap kedua ini menyebabkan otot menjadi lebih rileks dan fungsi tubuh melambat. Sementara tahap REM atau fase lengkap tidur yang biasa terjadi di atas 30 menit akan membuat otot tubuh lumpuh sementara,” ujarnya.

Syamsul mengatakan keluhan yang paling sering didengar saat berpuasa pada bulan Ramadhan tubuh menjadi lemah dan terasa lemas.

Kondisi ini merupakan sesuatu yang wajar terjadi karena tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman. Pola makan yang berubah membuat metabolisme tubuh juga mengalami perubahan.

“Selain tidak melewatkan makan sahur pada akhir waktu dan tidak tidur setelah sahur, hal yang juga penting diperhatikan adalah pola tidur malam yang lebih cepat dan tidur siang singkat,” katanya.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles