Jelang Vaksinasi Polio di Gaza, Serangan Israel Tewaskan 42 Orang

Sejumlah warga Palestina memeriksa kerusakan gedung apartemen milik keluarga Tubasi dan Al-Sofi di Rafah, Gaza, Minggu (11/2/2024), pascaserangan Israel ketika bangunan itu menjadi sasaran serangan dan bangunan di sekitarnya rusak. (Foto: ANTARA/Anadolu)

GAZA – Badan pertahanan sipil mengatakan serangan udara Israel pada Sabtu (31/8) menewaskan sedikitnya 42 orang di wilayah tengah dan selatan Jalur Gaza.

Serangan terjadi menjelang kampanye vaksinasi polio besar-besaran. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang bersiap untuk mengimunisasi sekitar 640.000 anak di Gaza untuk melawan polio.

Pelaksanaan imunisasi tersebut bergantung jeda pertempuran antara pasukan Israel dan Hamas selama delapan jam setiap harinya. Imunisasi polio itu akan dimulai Minggu (1/9), tetapi ada satu pelaksanaan vaksinasi yang dimulai pada Sabtu (1/9).

“Harus ada gencatan senjata sehingga tim dapat menjangkau semua orang yang menjadi sasaran kampanye ini,” kata Wakil Menteri kesehatan Gaza, Dr. Yousef Abu Al-Rish. Dia memohon kepada komunitas internasional untuk mendorong diakhirinya kekerasan.

Sabtu malam, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, “Israel hanya akan mengizinkan koridor kemanusiaan” dan

“Wilayah-wilayah aman akan didirikan untuk pemberian vaksin selama beberapa jam,” tandasnya, dilansir AFP.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here