Jembatan Gantung di Samarinda Roboh, Warga Terisolir Minta Bantuan Lewat Media Sosial

Jembatan gantung lingai roboh/ Klik Samarinda

SAMARINDA – Sebuah jembatan di Gunung Lingai, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) ambruk dan membuat puluhan kepala keluarga  terpaksa berdiam di sekitar pemukiman karena tidak ada lagi akses penghubung jalan.

Pasalnya, akses jembatan  merupakan jalan satu-satunya bagi warga. Jembatan yang terbuat dari kayu ini terdorong deras arus Sungai Karang Mumus hingga roboh pada Senin (10/4/2017).

Kejadian robohnya Jembatan Hijau Gunung Lingai ini terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Kejadian tersebut sontak membuat warga setempat panik. Terutama warga di RT 9 Gamg Baru 2, Kelurahan Gunung Lingai.

“Dimohon kepada warga Samarinda. Kami sebagai warga Gunung Lingai RT 9 minta hati nuraninya kepada seluruh warga Samarinda untuk minta bantuannya untuk menginfokan ke seluruh organisasi masyarakat atas jembatan kami satu-satunya yang putus diterjang banjir,” ujar Erinda, salah satu warga yang meminta bantuan lewat media sosial Facebook.

Erinda menambahkan, sekitar 50 kk tidak bisa berkutik. Menurut pegiat lingkungan di Sungai Karang Mumus (SKM) Samarinda, Misman, robohnya jembatan di Gunung Lingai tersebut wajar adanya.

Misman bahkan kerap memberikan informasi kepada Pemerintah Kota Samarinda atas kondisi jembatan yang sudah kritis tersebut.

“Jadi wajar kalau roboh, bahkan sangat wajar. Jadi yang tepat harus diperbaiki lebih tinggi dengan tiang penyangga tidak memagar Sungai Karang Mumus,” ujar Misman, dilansir Kliksamarinda.

Saat ini, warga masih berupaya untuk mencari jalan keluar untuk akses jalan. Pun, aparat setempat berupaya agar jembatan tersebut dapat diperbaiki.

Advertisement