LOMBOK – Bencana banjir yang menerjang empat kecamatan di Lombok Timur (Lotim) mengakibatkan satu jembatan provinsi dan embung rusak berat.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Ir. H. Syahdan, MM mengatakan jembatan milik provinsi yang rusak berat adalah jembatan Sepapan.
‘’Kalau kita satu jembatan provinsi (rusak), kalau jembatan kabupaten iya mungkin. Jembatan Sepapan ini provinsi. Jembatan provinsi cuma satu yang rusak,” kata Syahdan, dikutip Suarantb.
Ia menjelaskan jembatan Sepapan sudah direncanakan diganti pada tahun anggaran 2017/2018. Karena usia jembatan itu sudah cukup tua.
Sementara itu, satu embung yang rusak yakni embung Tanduk. Embung ini tak mampu menahan air sehingga meluap. Air yang meluap dari embung inilah yang memporak-porandakan rumah pemduduk di sepanjang sungai.
‘’Kalau infrastruktur pemerintah ndak banyak yang rusak. Tapi semua perumahan yang ada di pinggir sungai itu kelihatannya hancur semua,’’ katanya.
Sementara itu akibat jembatan hancur, arus lalu lintas terganggu dimana hanya dapat dilalui satu kendaraan saja, dan bergantian lewat.




