MEDAN – Dompet Dhuafa Waspada sebagai lembaga penghimpun zakat telah menyerahkan laporan semester pertama tahun 2021 ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kanwil Kemenag Sumut), Jumat (10/9).
Penyerahan laporan tahunan ini dilakukan di Kantor Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang bertempat di Jl. Gatot Subroto No.261, Lalang, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan.
Laporan ini diterima secara langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. Syahrul Wirda, MM dengan didampingi Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf H. Abdul Azim, MA.
Pada proses penyerahan ini, Syahrul Wirda menyampaikan apresiasinya kepada Dompet Dhuafa Waspada.
“Saya apresiasi kepada Dompet Dhuafa Waspada karena telah menyerahkan laporan semester pertama tahun 2021 ke Kemenag sebagai laporan pertanggungjawabannya dalam mengelola Ziswaf”.
Adapun dibuatnya laporan ini yaitu untuk mengetahui sudah berapa terhimpunnya zakat di Sumatera Utara dan sudah berapa banyak disalurkan.
“Pastinya agar kita semua bisa mengetahui berapa total penghimpunan Zakat di Sumatera Utara dan berapa mustahik yang terbantu selama ini,” tambah Syahrul Wirda.
Syahrul Wirda juga menyimpan harapan agar dapat terus menjalin kordinasidankomunikasi yang baik dari semua Laznas yang ada di Provinsi Sumatera Utara.
“Harapannya kita semua bisa terjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dari semua Laznas di Sumut agar semua dapat melaporkan laporan persemesternya ke Kanwil Kemenag selaku kordinator,” kata Syahrul.
Terkait laporan ini, Sulaiman selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada juga turut memberikan penjelasannya bahwa Dompet Dhuafa Waspada sebagai lembaga amil
zakat nasional perwakilan Sumatera Utara, memiliki kewajiban untuk memberikan laporan.
“Sebagaimana kita sebagai lembaga amil zakat nasional perwakilan Sumatera Utara, memang sudah sepatutnya kita melaporkan terkait penghimpunan dan penyaluran terkait dana Ziswaf,” ucapnya.
Hal ini juga diakui Sulaiman sebagai salah satu upaya menjujung tinggi nilai transparansi dalam sebuah lembaga.
“Ini juga kita lakukan sebagai upaya dalam menjujung tinggi transparansi guna menjaga profesionalitas lembaga dan menjaga amanah,” katanya.
Sampai saat ini, Dompet Dhuafa Waspada merupakan salah satu lembaga amil zakat yang konsisten dalam memberikan laporannya kepada Kemenag dan juga Baznas.
“Alhamdulillah kita rutin memberikan laporan semester ke Kemenag Sumut dan juga Baznas dan insya Allah akan tetap konsisten,” ucap Sulaiman.
Sulaiman berharap laporan yang diberikan ini dapat mempermudah Kemenag dalam mendata berapa penghimpunan dan penyaluran Dompet Dhuafa Waspada.
“Harapannya dengan diberikan laporan ini dapat mempermudah Kemenag mendata penghimpunan dan penyaluran Ziswaf oleh DDW sehingga ada kontrol dan masukan untuk DDW,” tutupnya.





