PEKANBARU – Kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Kota Pekanbaru, pekat menyelimuti Ibu Kota Provinsi Riau pada Kamis (8/8/2019) pagi.
Staf Analisis BMKG Stasiun Pekanbaru Sanya Gautami mengatakan asap mengakibatkan jarak pandang terbatas, pada pukul 07.00 WIB jarak pandangnya empat kilometer, dan sekitar pukul 08.00 WIB menjadi tiga kilometer atau memburuk.
Sanya mengatakan, asap menyelimuti tiga daerah di Riau. Selain di Pekanbaru, jerebu juga memenuhi udara di Kota Dumai dan Kabupaten Pelalawan.
“Jarak pandang di Dumai dua kilometer, dan Pelalawan tiga kilometer,” katanya.
Selain memperburuk jarak pandang, Sanya mengatakan, kabut asap juga berpotensi menihilkan potensi hujan yang sangat dinantikan pada musim kemarau ini. Sanya mengatakan pada hari ini diprakirakan ada peluang hujan dengan intensitas sedang dan hanya hujan lokal.
Namun, ia mengatakan hujan sangat sulit terjadi pada kondisi udara berasap. “Kondisi asap menghalangi penguapan air jadi ya kemungkinan kecil terjadi hujan. Kemarin juga ada peluang hujan, tapi tidak terjadi,” katanya, dilansir Republika.co.id.





