PONTIANAKÂ – Sebanyak 935 titik panas atau hot spot kembali terpantau di kabupaten/kota di Kalimantan Barat pada Kamis (5/9/2019).
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak Erika Mardiyanti menjelaskan, menurut hasil pengolahan data citra satelit Lapan mulai 4 September 2019 pukul 07.00 WIB hingga 5 September 2019 pukul 07.00 WIB, sebanyak 935 titik panas itu paling banyak ada di Kabupaten Ketapang, yakni sebanyak 452 titik panas.
Ia menambahkan, sebagaimana dilansir Antara, untuk seminggu ke depan, kalau ditinjau dari analisa parameter cuaca, kemudahan kebakaran hutan dan lahan di sebagian besar wilayah Kalbar masuk dalam kategori mudah dan sangat mudah.
Erika mengimbau, kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang sifatnya membakar, karena bisa berdampak meluas hingga terjadinya kebakatan hutan dan lahan, karena cuaca yang panas dan kering tersebut.
Dari pantauan di lapangan dalam dua hari terakhir kabut asap dampak dari Karhutla di wilayah Kota Pontianak cukup tebal, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat di luar rumah.





