Kamerun Pulangkan Paksa Ribuan Pengungsi Nigeria yang Melarikan Diri akibat Serangan Boko Haram

Ilustrasi Pengungsi Nigeria dideportasi Kamerun. Foto: Anadolu

JENEWA – Badan pengungsi PBB (UNHCR) mengaku terkejut dengan laporan jika pemerintah Kamerun telah memulangkan secara paksa sekitar 9.000 pengungsi Nigeria.

Sebelumnya  ribuan pengungsi Nigeria melarikan ke Kamerun setelah militan Boko Haram menyerang Rann, kota kecil di perbatasan Negara Bagian Borno, Nigeria.

PBB melaporkan pasar dan fasilitas yang menampung ribuan pengungsi di Rann dibakar habis oleh para penyerang, dan 14 orang dilaporkan tewas.

Juru bicara pengungsi PBB, Babar Baloch, mengatakan kepada VOA bahwa pengusiran ribuan pengungsi Nigeria oleh Kamerun itu benar-benar memprihatinkan.

“Sangat mengkhawatirkan bagi kita melihat orang-orang yang putus asa yang baru saja tiba di Kamerun mencari keselamatan di daerah terpencil ini dan kemudian mereka dipulangkan ke situasi bahaya sangat mengkhawatirkan,” ujar Baloch.

Selanjutnya, Baloch mengatakan UNHCR dan sejumlah mitranya sedang melakukan persiapan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi yang baru tiba ketika mereka mendengar para pengungsi itu langsung diusir.

“Tidak terduga karena tidak ada indikasi. Kami sudah menghubungi pihak berwenang Kamerun dalam hal bagaimana merawat para pengungsi yang baru tiba dan kemudian kami mendapati laporan bahwa mereka mungkin telah dipulangkan,” papar Baloch.

Komisaris Tinggi PBB untuk urusan Pengungsi, Filippo Grandi mengimbau Kamerun agar melanjutkan kebijakan pintu terbukanya terhadap mereka yang mencari perlindungan.

Advertisement