
KEMENTERIAN Pertahanan RI menyatakan, proses hibah kapal induk seken AL Italia ITS Giuseppe Garibaldi memasuki tahapan persiapan untuk berlayar ke Indonesia.
“Proses hibah Kapal induk Garibaldi sedang berjalan dan sudah dalam tahap persiapan pengiriman ke Indonesia,” kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Rico di (Kemhan) RI, Selasa (2/6).
Saat dikonfirmasi mengenai kapan kapal tersebut tiba di tanah air, Rico berharap prosesnya dapat rampung pada tahun ini. “Mudah-mudahan tahun ini,” ujarnya.
Menurut catatan, sebelumnya diberitakan, kapal induk pertama TNI-AL tersebut diharapkan tiba menjelang HUT TNI 5, Oktober mendatang sehingga bisa dipamerkan kepada publik.
Rico mengungkapkan, kondisi geopolitik turut memengaruhi jadwal pengiriman kapal asal Italia tersebut.
“Dengan kondisi (penutupan Selat Hormuz), juga tengah terjadi konflik di sana, mungkin ada keterbatasan terkait waktu pengiriman dan persoalan teknis lainnya,” ucapnya.
Sementara itu, Rico menegaskan bahwa seluruh proses pelatihan dan penyiapan awak kapal merupakan ranah TNI-AL.
“Penyiapan personel itu semua ada di TNI AL, karena sudah dilakukan pelatihan dan untuk yang akan mengawaki,” jelasnya.
Sejumlah personel TNI AL juga sudah diberangkatkan untuk menjalani pelatihan langsung di negara asal kapal tersebut. “Silahkan tanya ke Kadispenal,” ucapnya.
Spesifikasi
ITS Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan lebar 33,4 meter mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam dari sistem mesin penggeraknya yakni empat turbin gas GE dan enam mesin diesel Grandi Motor Trieste.
Kapal induk tersebut dilengkapi sejumlah sistem persenjataan dan pertahanan, antara lain peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow/Selenia Aspide, meriam kembar Oto Melara 40L70 DARDO, tabung torpedo rangkap tiga 324 mm, serta rudal antikapal Otomat Mk 2 SSM.
ITS Giuseppe Garibaldi yang diluncurkan pada 11 Juni 1983 dan di armada AL Itali dengan nomor panji 551 bertugas sampai 1 Oktober 2024.
Belum diiinformasikan, dimana kapal induk tersebut akan bermarkas, apakah di Koarmada I, Tg Pinang, Koarmada II Surabaya atau Koarmada III Sorong. (NS)




