JAKARTA, KBKNEWS.id – Ratusan warga yang tinggal di kontrakan sempit di Jalan Pengadegan Timur II, Pancoran, Jakarta Selatan, harus kehilangan rumah mereka setelah kebakaran hebat melanda kawasan itu pada Jumat sore (10/10/2025).
Ketua RT 11 RW 1 Pengadegan, Belly Bachtiar, memperkirakan sedikitnya 400 jiwa dari sekitar 120 keluarga terdampak peristiwa tersebut. Banyak warga kini terpaksa mengungsi sementara, menumpang di masjid terdekat sambil menunggu tenda darurat siap didirikan.
“Warga yang terdampak mencapai sekitar 400 jiwa. Saat ini, kami sudah koordinasi dengan Lurah dan Camat untuk menyiapkan pengungsian,” ujar Belly.
Diduga kebakaran berawal dari korsleting listrik di salah satu rumah yang ditinggalkan penghuninya. Api cepat membesar hingga merambat ke 85 rumah kontrakan dan sejumlah lapak usaha, termasuk tempat laundry yang sudah menjadi mata pencaharian Rudi (35) selama 13 tahun. Rudi menaksir kerugian tempat usahanya mencapai Rp 1 miliar.
“Pas lihat, api sudah besar. Saya hanya bisa pasrah menunggu keputusan pemilik usaha,” kata Rudi, dikutip kompas.com.
Pemerintah setempat tengah menyiapkan lokasi pengungsian lebih layak, baik di rumah kosong milik warga maupun mendirikan tenda darurat di lapangan dekat lokasi kebakaran. Warga berharap penanganan cepat dapat membantu mereka melewati masa sulit ini.





