Kebakaran Pasar Leles, Lalu Lintas Bandung-Garut Terhambat

Ilustrasi Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati/ TMC Polda Metro

GARUT – Kebakaran melanda Pasar Leles di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (11/9/2017) petang dan menghanguskan ratusan kios dan lapak di pasar tradisional itu.

Seorang warga setempat, Yayan Guci, mengatakan, sebelum muncul kobaran api terlebih dahulu terlihat kepulan asap hitam dan tebal di bagian belakang pasar.

Sejumlah warga dan pedagang berusaha memadamkan kobaran api dengan sumber air seadanya, hingga akhirnya sejumlah mobil pemadam kebakaran didatangkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji, mengatakan, pihaknya telah menurunkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Selain dari Garut, ada bantuan sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bandung untuk dikerahkan memadamkan kobaran api dari setiap sudut pasar.

Jumlah mobil damkar yang diturunkan ada tujuh unit dari Garut dan bantuan dari Damkar Bandung.

Ia mengatakan, proses pemadaman api sempat menghadapi kendala karena tidak adanya sumber air di sekitar lokasi sehingga pengisian air dilakukan di tempat yang cukup jauh dari pasar.

Selain itu, tiupan angin kencang semakin mempercepat kobaran api dan menjalar ke kios pasar lainnya.

“Dari pantauan diperkirakan jumlah kios yang terbakar mencapai ratusan, namun untuk jumlah pastinya belum diketahui, masih dilakukan pendataan,” katanya.

Akibat kebakaran Pasar Leles tersebut menyebabkan arus lalu lintas Bandung menuju Garut maupun sebaliknya macet.

Seorang pengemudi, Muslim mengatakan, polisi mengarahkan arus lalu lintas kendaraan dari Bandung menuju Garut untuk melewati jalur alternatif Leuwi Goong.

“Tadi sama polisi diarahkan ke Leuwi Goong, karena macet akibat kebakaran di Pasar Leles,” kata Muslim warga Kecamatan Samarang, Garut, dikutip Antara, Selasa (12/9/2017).

Advertisement