Kebiasaan yang mempersingkat usia

Kebiasaan merokok berpotensi mempersingkat usia, selain memgosumsi makanan olahan, kelamaan duduk, bergadang dan sering stress.

KEMATIAN adalah hak prerogatif Allah untuk menentukannya, namun secara medis juga pasti bisa dijelaskan atau didiagnosa penyebabnya, termasuk sering melakukan kebiasaan buruk yang berpotensi mempersingkat usia.

Sejumlah kebiasaan yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika dilakukan secara terus-menerus bakal meningkatkan risiko penyakit, bahkan berujung kematian.

  1. Mengonsumsi Makanan Olahan Secara Berlebihan

Makanan olahan, seperti sosis, minuman soda, makanan kalengan, dan kue memanglah lezat, namun, terlalu sering mengonsumsinya bisa berdampak sangat buruk bagi kesehatan.

Pasalnya, makanan olahan cenderung mengandung garam, gula, dan lemak jenuh sangat tinggi. Beragam penelitian menunjukkan konsumsi tiga zat tersebut secara berlebihan dikaitkan dengan risiko penyakit yang bisa mengancam nyawa, seperti hipertensi, diabetes, hingga kanker. Jadi jika ingin berumur panjang, batasilah konsumsi makanan olahan.

  1. Merokok

Sudah bukan rahasia lagi jika rokok berdampak negatif bagi kesehatan. Selain mengganggu sistem pernapasan, merokok juga dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular dan kanker.

Selain itu, merokok tidak hanya membahayakan pelakunya saja, tapi juga orang-orang di sekitar yang tanpa sengaja menghirup asap rokok.

Kabar baiknya, tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Berhenti merokok tidak hanya meningkatkan kesehatan kardiovaskular, tapi juga mengurangi risiko kanker dan mencegah tanda penuaan.

  1. Duduk Terlalu Lama

Bagi sebagian besar orang, duduk seharian di depan komputer sudah menjadi rutinitas yang tidak bisa ditiadakan. Namun suka atau tidak, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan risiko penyakit dan memperpendek umur.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan orang dewasa untuk melakukan aktivitas fisik sedikitnya 30 menit per hari, lima kali dalam seminggu. Hal ini tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, tapi juga menurunkan risiko kematian dini.

  1. Sering Begadang

Sesekali begadang karena pekerjaan atau belajar mungkin tidak masalah. Tapi jika terlalu sering begadang, apalagi untuk hal yang tidak perlu, kesehatan jadi taruhannya.

Studi analisis yang dilakukan pada 2017 menunjukkan lama waktu tidur dapat memengaruhi usia seseorang. Studi tersebut menunjukkan orang-orang yang tidur kurang dari tujuh jam setiap malam memiliki risiko kematian yang lebih besar.

Kualitas tidur yang buruk juga dikaitkan dengan risiko stres, depresi, dan penyakit jantung yang lebih tinggi.

  1. Sering Stres

Stres dapat memberikan tekanan pada tubuh dan mempercepat proses penuaan. Jadi jika ingin berumur panjang dan bebas dari penyakit, hindari penyebab stres!

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengelola stres, mulai dari melakukan meditasi, berolahraga, menulis diari, berinteraksi dengan teman dan keluarga, hingga melakukan hobi yang disenangi.

Hidup dengan usia panjang, namun tetap sehat, berbahagia dan bersukur atas semua karunia dan kenikmatan yang diberikan Allah adalah dambaan setiap manusia. (detikhealth/ns)

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here