Kegemukan, Beruang di Bonbin Surabaya Diet

Ilustrasi/ florafauna.web.id

SURABAYA – Berbeda dengan beruang madu di Kebun Binatang yang terlihat kurus dan kelaparan, tujuh beruang di Kebun Binatang Surabaya  malah kegemukan dan harus menjalani program diet.

Kepala Nutrisi dan karantina Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) dr.Rachmat mengatakan berat badan beruang saat ini rata-rata sekitar 80 kilogram, sehingga akan diturunkan minimal 10 persen dari berat badannya.

“Untuk menurunkan berat badannya bisa dilihat secara fisik dengan memperhatikan tubuhnya. Jadi untuk menurunkan berat badan beruang, tergantung tubuh dan kulit beruang,” katanya.

Ditambahkannya, berat badan seekor beruang dikategorikan ideal jika seekor beruang memiliki panjang tubuhnya 1,40 meter, tinggi punggungnya 70 centimeter dan berat berkisar 50 sampai 65 kilogram.

“Berat badan beruang-beruang ini akan menjalani program diet selama enam bulan ke depan dengan cara mengganti makanan satwa. Sebelumnya mereka diberi makan nasi dan jagung selama dua kali dalam sehari yaitu tiap pagi dan sore, namun kali ini makanan diganti dengan buah dan sayur,” tuturnya.

Menurutnya makanan beruang pada masa program diet diganti dengan buah seperti pepaya, pisang, dan beberapa sayuran supaya lemak yang ada di tubuh beruang bisa sedikit demi sedikit berkurang.

“Selain mengganti makanan beruang, keeper juga mengajak para beruang untuk bergerak karena beruang-beruang yang mengalami kegemukan tersebut perlu banyak aktivitas,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur PDTS KBS, Chairul Anwar mengimbau kepada pengunjung untuk tidak memberikan makanan kepada satwa. Meskipun memiliki persamaan sebagai makhluk hidup, ada beberapa jenis makanan manusia dan hewan yang berbeda.

“Makanan yang dianggap bergizi oleh manusia belum tentu cocok dengan gizi hewan. Bisa saja makanan manusia yang diberikan kepada hewan menyebabkan masalah kesehatan yang serius,” paparnya, dilansir Beritajatim.

Advertisement