Kegiatan Susur Sungai SMPN 1 Turi, Tujuh Siswa Tewas dan Tiga Masih Hilang

Kegiatan susur sungai di Sungai Sempor tewaskan tujuh siswa SMPN 1 Turi/ Antara

SLEMAN – Ratusan siswa SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman terseret arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta saat kegiatan Pramuka dengan agenda susur sungai, Jumat (21/2/2020) sore.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat jumlah korban yang tewas akibat hanyut di Sungai Sempor, Sleman sebanyak tujuh orang.

“Untuk korban meninggal ketujuh ditemukan jam 00.00 WIB lewat,” kata Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Wahyu Pristiawan di Yogyakarta, Sabtu, dikutip Antara.

Sementara korban yang belum ditemukan atau masih dalam pencarian berjumlah 3 orang. Sebanyak 23 orang terkonfirmasi luka-luka dan 216 orang terkonfirmasi selamat.

Tujuh korban meninggal dunia yakni Sovie Aulia, Sumberejo, Tempel, Sleman, Arisma dari Ngentak Tepan Bangunkerto Turi, Sleman, Nur Azizah dari Kembangarum Donokerto, Turi, Sleman, Latifa dari Kembang Arum Donokerto, Turi, Sleman, serta Khoirunisa dari Karanggawang Girikerto, Turi, serta Evita Putri L, 7A Soprayan, Girikerto, Turi, dan Faneza Dida dari Girikerto,Turi, Sleman.

Sedangkan tiga siswa yang masih belum ditemukan itu atas nama Yasinta Bunga, 7b dadapan, Zahra Imelda, 7D Kenteng, Wonokerto, serta Nadine Fadilah, 7D Kenaruhan, Donokerto.

Menurut Pristiawan, pencarian terhadap tiga korban akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (22/2/2020) pagi pukul 07.00 WIB.

 

 

Advertisement