JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa memperkuat layanan kesehatan bagi para penyintas banjir bandang yang melanda Aceh pada 26 November 2025.
Melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh, tim medis terus bergerak dari satu lokasi pengungsian ke lokasi lainnya sejak dua hari setelah bencana.
Pada 28 November, Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) mulai menjangkau titik-titik terdampak untuk memastikan pengungsi mendapatkan layanan kesehatan dasar di tengah kondisi banjir yang meluas. Upaya ini kembali dilanjutkan pada Jumat (5/12/2025) melalui Aksi Layanan Sehat (ALS) di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya — salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah.
Saat tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama warga menyiapkan makanan di dapur umum, petugas LKC memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Ratusan warga memanfaatkan layanan tersebut, terutama mereka yang mulai mengalami keluhan kesehatan pascabencana.
Koordinator Aksi Layanan Sehat RDK Dompet Dhuafa Aceh, Nurul Fuady, menyebut sejumlah pengungsi mengeluhkan sakit perut, sakit kepala, hingga gatal-gatal. Menurutnya, gejala itu kemungkinan muncul akibat kondisi sanitasi yang belum optimal di lokasi pengungsian. Ia mengimbau warga menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penyakit baru.
Pada saat bersamaan, Dompet Dhuafa bersama Ketua PARFI 56 Marcella Zalianty mendistribusikan puluhan paket hygiene kit berisi perlengkapan kebersihan kepada pengungsi sebagai dukungan tambahan selama masa pemulihan.
Dompet Dhuafa menyatakan layanan kesehatan dan respons kebencanaan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat akan terus berlanjut.





