YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat pada Rabu, 27 Januari 2021 kemarin, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas sebanyak 52 kali.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, awan panas guguran dimuntahkan dengan jarak luncur terjauh dalam radius 3 km, semuanya menuju ke arah barat daya meliputi hulu Kali Krasak dan Boyong
Selain awan panas guguran, BPPTKG juga mencatat kegempaan guguran dalam sehari mencapai 274 kali dengan amplitudo antara 4-65 mm, durasi 11-200 detik. Selain itu juga gempa hembusan 11 kali, gempa fase banyak 9 kali, gempa vulkanik dangkal 5 kali serta satu kali gempa tektonik jauh.
Saat ini potensi bahaya berupa luncuran lava pijar dan awan panas menuju ke arah selatan dan barat daya meliputi alur sungai Bedog, Boyong, Krasak, Bebeng dan kali Putih sejauh 5 km.





