Kemenkes dan Dompet Dhuafa Perkuat Edukasi Kesehatan saat Musim Pancaroba

JAKARTA, KBLNEWS.id – Peralihan musim dari kemarau ke penghujan menyebabkan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek dan turut mempengaruhi kesehatan masyarakat.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat peningkatan kasus flu dan gangguan saluran napas sejak awal Oktober 2025, bersamaan dengan datangnya musim hujan.

Menanggapi hal itu, Dompet Dhuafa bersama Kemenkes mengedukasi masyarakat melalui sesi Ruang Cerita Daring bertema perubahan iklim dan daya tahan tubuh terhadap virus, terutama influenza tipe A.

“Pencegahan dilakukan dengan berobat, penggunaan masker, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Virus tipe A mudah bermutasi, sehingga vaksinasi perlu terus dilakukan. Pola hidup sehat seperti menjaga lingkungan, makan bergizi, olahraga, dan istirahat cukup juga penting,” ujar dr Zakiyah Wirda Sari, Dokter Fungsional DD Klinik Ciputat.

Sementara itu, dr Prima Yosephine, Plh Direktur Penyakit Menular Kemenkes, menegaskan strategi penanggulangan influenza di Indonesia meliputi pencegahan, deteksi, dan penanganan.

“Pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi, pengendalian risiko, dan imunisasi. Deteksi dilakukan lewat surveilans dan penguatan laboratorium, sementara penanganan mencakup kesiapan faskes, SDM, logistik, dan sistem rujukan,” katanya.

Kemenkes juga mendorong peran aktif masyarakat dan organisasi swasta dalam edukasi kesehatan, promosi vaksinasi, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Pada kesempatan yang sama, Chef Ocit, finalis MasterChef Indonesia Season 9, mengingatkan pentingnya pola makan seimbang.

“Fokus pola hidup bersih dan sehat datang dari pola konsumsi. Protein menjadi prioritas, sementara konsumsi gula berlebih justru menurunkan daya tahan tubuh,” ujarnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here