Kemiskinan Berhasil Ditekan 0,3 Persen dengan Bansos Non Tunai

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa/ Foto: Kanalsatu

TASIKMALAYA – Program bantuan sosial non tunai yang digulirkan pemerintah menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mampu menekan kemiskinan hingga 0,3 persen.

Angka tersebut didapat dari hasil kajian yang dilakukan oleh Bank Dunia (World Bank) dimana PKH telah menjangkau 6 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Khofifah menyebut efektifitas Bansos Non Tunai cukup berkontribusi besar dalam menekan jumlah penduduk miskin di Indonesia

Penerima PKH juga menerima beras sejahtera dan bantuan pangan non tunai (BPNT), maka kontribusi terhadap pengurangan kemiskinan mencapai angka 0,45 persen.

“Memang, untuk mengurangi angka kemiskinan bukan suatu pekerjaan mudah, partisipasi semua pihak sangat dibutuhkan. Terutama pemerintah daerah lewat dukungan APBD,” katanya, di Tasikmalaya, Jumat (3/3/2017).

Menurutnya, banyak manfaat sosial yang diperoleh jika bantuan sosial disalurkan secara non tunai. Selain meningkatkan taraf hidup dan aksesibilitas lembaga keuangan, masyarakat juga diajarkan untuk menabung.

Khofifah menerangkan, tahun 2017 ini ditargetkan sebanyak tiga juta keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di 98 kota dan 200 kabupaten akan menikmati aksesibilitas perbankan akhir tahun ini. Selain itu, sebanyak 1,2 juta KPM di 44 kota juga telah menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

a.

Advertisement