Kemlu Sebut Tidak Ada Muslim WNI Jadi Korban Diskriminasi di AS

korban diskriminasi
Ilustrasi/ Ist

JAKARTA – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanantha Nassir memastikan, sejauh ini tidak ada warga Indonesia (WNI) yang menjadi korban diskriminasi di Amerika Serikat (AS).

Pasca terpilihnya Donald Trump, diskriminasi dan kejahatan berdasar kebencian dilaporkan meningkat pasca-pengumuman pemilu AS.

Ia mengatakan, memang ada ketakutan adanya tindakan diskriminasi terhadap warga asing, khususnya terhadap kaum Muslim. Namun, sejauh ini hal tersebut tidak terjadi. “Sejauh ini belum ada laporan,” kata Arrmanantha, Rabu (16/11/2016), sebagaimana dilansir okezone.

“Sempat ada kabar memang akan ada pencarian terhadap kaum Muslim, atau terhadap Islamic Centre. Namun, setelah dikonfirmasi, tidak ada hal semacam itu,” sambungnya.

Sementara itu, terkait dengan imbauan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Indonesia di Washington DC, Arrmanantha mengatakan hal semacam itu adalah hal biasa. Semua negara pasti akan menyampaikan imbauan kepada warganya di sebuah negara jika ada demonstrasi besar-besaran di sebuah negara.

Advertisement