Kenali gejala kanker paru

Tercatat sekitar 38.000 lebih penderia kanker paru di Indonesia dalam periode 2028-2019 atau kasus kanker terbanyak ekdua setelah kanker payudara (ilustrasi:hellosehatdok)

GLOBAL Cancer Observatory (Goblocan) mencatat 38.904 kasus kanker paru di Indonesia dalam periode 2018 – 2022 atau menempati jumlah korban kanker kedua terbanyak setelah kanker payudara.

Belum diproleh data terbaru sampai 2024, namun dipastikan, tentu jumlahnya jauah lebih banyak dari angka 2022 tersebut.

Selain gejala paling umum yakni batuk terus menerus, batuk berdarah, sesak napas, atau nyeri dada, masih ada  beberapa tanda kanker paru yang sering terlewat, sehingga diagnosisnya menjadi terlambat.

Menurut Medical Daily, tanda-tanda kanker paru ini memang terjadi bagian tubuh yang ‘tidak biasa’. Tak heran jika pengidap kanker paru atau keluarga jarang menyadarinya.

Berikut ini gejala kanker paru yang acapkali tak terlihat. Wajah dan Leher Bengkak

  1. Kanker paru dapat mengembangkan tumor di dekat vena cava superior (pembuluh darah besar yang membawa darah dari atas tubuh). Komplikasi ini dikenal dengan   sindrom vena cava superior.     Kondisi ini terjadi ketika tumor menekan vena dan kelenjar getah bening di dekatnya, menyebabkan darah        mengalir kembali dan mengakibatkan pembengkakan di    wajah dan leher.

2. Gangguan Kesehatan Mental
Penelitian menunjukkan orang yang kemudian didiagnosis menderita kanker paru sering      mengalami masalah kesehatan mental seperti kebingungan, kecemasan, dan depresi.
Gejala-gejala ini dapat disebabkan oleh tumor yang memengaruhi otak, dampak kanker      pada sistem  kekebalan tubuh, hormon, atau kadar kalsium tinggi yang terkait dengan        kanker.

3. Jari Bengkok                                                                                                                   Kondisi ini seringkali diabaikan, namun bisa terkait dengan kanker paru. Kondisi ini             terjadi ketika tumor paru-paru tertentu menghasilkan zat mirip hormon yang                     meningkatkan aliran darah dan akumulasi cairan di ujung jari, yang menyebabkan             pembengkakan.
Kondisi ini ditandai dengan ujung jari yang membulat dan menonjol, serta kuku yang         mungkin tampak mengkilap atau melengkung lebih dari biasanya.

4. Masalah di Perut
Diperkirakan sekitar 40 persen pasien kanker paru mengembangkan tumor yang                 melepaskan zat yang dapat mengganggu kadar kalsium di tubuh. Kalsium     yang             berlebihan dalam darah memengaruhi  pencernaan dan menyebabkan kram perut,             mual, hingga sembelit.

5.  Nyeri di Bahu atau Punggung
Gejala kanker paru tidak hanya meliputi sistem pernapasan. Terkadang, penyakit ini            bisa memberikan tanda di bagian lain, seperti rasa nyeri di bahu dan  punggung.
Pancoast adalah jenis kanker paru yang tumbuh dibagian atas paru dan dapat                    menyebar   ke tulang rusuk, tulang belakang, saraf, dan pembuluh darah. Jenis                  kanker   paru ini dapat menyebabkan nyeri di tulang  belikat, punggung atas dan                lengan.

Kanker paru lebih banyak dialami oleh orang yang memiliki kebiasaan merokok dan merupakan satu dari tiga jenis kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia.

Mayoritas kanker paru disebabkan oleh merokok dalam jangka waktu lama, tetapi di beberapa kasus dapat juga terjadi pada orang yang tidak merokok (tetapi terpapar asap rokok).

Penelitian menunjukkan pula bahwa perkembangan kanker paru juga dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan paparan berbagai zat kimia dan polusi udara.

Waspada dan waspada!

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here