Kereta Api Tergelincir di Pakistan, 13 Tewas dan 100 Lebih Terluka

ilustrasi/ Xinhua

ISLAMABAD (KBK) – Setidaknya 13 orang tewas dan lebih dari 100 terluka setelah sebuah kereta api yang membawa 300 penumpang tergelincir di barat daya Pakistan.

Kecelakaan itu terjadi di dekat Kota Quetta di Provinsi Baluchistan, diduga rem kereta blong ketika melaju kencang di sisi gunung.

“Empat gerbong dari kereta yang hendak menuju Rawalpindi itu baru saja meninggalkan stasiun kereta api di Quetta kemudian tergelincir di dekat Abegum, Wilayah Kabupaten Bolan, sekitar 75 kilometer dari kota Quetta,” kata Sekretaris Gubernur Baluchistan, Akbar Hussain Durrani.

“Insiden itu terjadi karena rem kereta gagal,” katanya.

Pihak keamanan mengatakan, 47 penumpang yang terluka diterbangkan ke rumah sakit dengan dua helikopter. Juru bicara sebelumnya mengatakan 26 orang mengalami luka serius.

Menurut Mr Durrani, lima korban berada dalam kondisi kritis.

Penumpang terluka lainnya, yang tidak kritis diangkut dengan ambulans menuju rumah sakit.

Faiz Bugti, Seorang Pejabat Senior di departemen kereta api, dan Kepala Polisi Tariq Zehri, juga menegaskan bahwa tentara telah bergabung dalam operasi penyelamatan dan memberikan bantuan menggunakan mesin-mesin berat.

Tayangan televisi menunjukkan upaya penyelamat mencoba untuk menarik korban yang terluka dari gerbong yang tergelincir.

Durrani memuji warga dari desa terdekat yang membantu penyelamatan darurat.

Pejabat kereta api mengatakan, kereta itu membawa sekitar 300 penumpang.

“Korban tewas, sejauh ini baru terkonfirmasi 13 penumpang termasuk masinis kereta api dan asistennya, dan dua anggota keamanan di kereta api, ” kata Durrani.

Seperti dikutip dari ABC News, kecelakaan kereta sudah sering terjadi di Pakistan, mereka mewarisi ribuan mil dari jalur kereta api bekas bangunan penjajah, Inggris dan belum ada pembaruan.

Kereta api selama beberapa dekade mengalami penurunan pelayanan, diduga karena banyak pejabat yang korupsi, sehingga salah urus dan kurangnya investasi untuk perbaikan pelayanan.

Advertisement