JAKARTA, KBKNEWS.id — Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah berlayar menuju Gaza mulai menghadapi intersepsi dari militer Israel di perairan internasional Laut Mediterania, Senin (18/5/2026) siang waktu setempat.
Sejumlah kapal perang Israel dilaporkan mengepung beberapa kapal yang membawa ratusan aktivis kemanusiaan dari berbagai negara.
Kapal-kapal yang mendapat pencegatan antara lain Amanda, Barbaros, Blue Toys, dan beberapa armada lainnya. Dalam siaran langsung dari kapal, terlihat kapal militer Israel mendekati armada kemanusiaan tersebut.
Salah satu kapal delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), yakni Zefiro Boat, turut berada dalam situasi menegangkan itu. Kapal tersebut membawa perwakilan Dompet Dhuafa, Ronggo Wirasanu dan Herman Budianto. Para delegasi tampak mengenakan pelampung dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.
“Beberapa kapal perang milik Israel tampak terlihat dari perahu Zefiro saat ini, kita sedang bersiap untuk intercept, mohon doa,” ujar Ronggo dalam keterangannya.
Puluhan kapal dalam armada Global Sumud Flotilla diketahui membawa sekitar 450 delegasi kemanusiaan internasional. Mereka memulai pelayaran dari Pelabuhan Marmaris, Türkiye, pada Kamis (14/5/2026), dengan tujuan menembus blokade menuju Gaza, Palestina.
Di tengah situasi yang memanas, para delegasi tetap melanjutkan misi kemanusiaan mereka sebagai bentuk solidaritas bagi warga Gaza.
Mereka berharap pelayaran tersebut dapat berlangsung aman dan membuka akses bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina yang masih diblokade Israel.





