Kilas Balik Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa, Dimulai sejak 1994

Ilustrasi hewan kurban (Foto: Ist)

JAKARTA, KBKNews.id – Program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa sudah dimulai sejak tahun 1994. Mulanya, program ini bernama Menebar 999 Hewan Kurban. Namun pada tahun 1998, berubah nama menjadi Tebar Hewan Kurban.

Alasan pergantian nama ini sederhana, yakni karena Dompet Dhuafa ingin membagi hewan kurban lebih luas hingga ke daerah-daerah terpencil. Program ini merupakan salah satu program terobosan terbesar dari Dompet Dhuafa .

Seperti dirangkum KBKNews.id, Jumat (23/5/2024) di tahun pertama pelaksanaan Program Menebar 999 Hewan Kurban, terkumpul 644 ekor kambing/domba serta 8 ekor sapi. Kemudian di tahun kedua angkanya meningkat.

Kliping Tebar Hewan Kurban pada Harian Republika (Foto: Dompet Dhuafa)

Pada tahun 1995, program ini mengumpulkan dan mendistribusikan 833 ekor kambing/domba serta 6 ekor sapi. Pada tahun 1996 peningkatan jumlah pekurban makin signifikan. Jumlah hewan kurban mencapai 1.339 ekor kambing/domba dan 33 ekor sapi.
Angka tersebut telah melampaui nama programnya sendiri, yakni Menebar 999 Hewan Kurban.

Pada tahun 1997, program ini kembali menebar hewan kurban hingga 1.538 ekor kambing/domba dan 35 ekor sapi. Di tahun 1998, jumlah hewan kurban melonjak tajam. Kambing/domba yang berhasil dihimpun dan didistribusikan mencapai 3.015 ekor (naik 96 %) dan sapi 99 ekor (naik 182,8 %).

Peningkatan jumlah hewan kurban dari tahun ke tahun itulah yang melatarbelakangi perubahan nama program ini. Akhirnya pada tahun 1998 diputuskan bahwa nama Menebar 999 Hewan Kurban berubah menjadi Tebar Hewan Kurban. Akan tetapi, setelah perubahan nama itu terjadi penurunan jumlah hewan kurban di tahun 1999, yakni 2.474 ekor kambing/domba (turun 22%) dan 87 ekor sapi (turun 14%). Hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh situasi krisis ekonomi yang berkepanjangan, sehingga mempengaruhi ibadah tahunan umat Islam.

Tiga tahun setelah krisis ekonomi, jumlah hewan kurban yang dikumpulkan dan didistribusikan program ini kembali meningkat. Diketahui pada tahun 2002, jumlah hewan kurban yang terkumpul sebanyak 6.230 ekor kambing/domba dan 163 ekor sapi. Namun, peningkatan di tahun ini selisihnya sangat kecil dengan Tebar Hewan Kurban tahun 2001.
Lalu di tahun 2003, banyak terjadi bencana alam di Tanah Air yang juga disusul dengan kenaikan harga hewan kurban. Hal ini membuat jumlah hewan kurban yang ditebarkan menurun dari tahun sebelumnya. Tepatnya hanya ada 5.538 ekor kambing/domba (turun 12%) dan 149 ekor sapi (turun 9%). Akan tetapi secara omzet, Program Tebar Hewan Kurban mengalami peningkatan.

Setelah tiga dekade, Dompet Dhuafa terus berbenah untuk lebih baik dalam mendistribusikan hewan kurban. Jumlah pekurban yang menitipkan amanahnya melalui Program Tebar Hewan Kurban terus meningkat. Hal ini membuat manfaat kurban ikut meluas. Tak hanya di kota-kota besar, melainkan hingga ke pelosok.

Terhitung sejak tahun 1994 hingga 2023, melalui Program Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa telah mengumpulkan dan mendistribusikan hewan kurban sebanyak 662.743 ekor kambing/domba, 21.644 ekor kambing premium, dan 19.232 ekor sapi. Daging dari hewan-hewan kurban tersebut pun telah dinikmati oleh 22.617.329 orang penerima manfaat yang tersebar di dalam dan luar negeri.

Pada tahun 2023, manfaat Tebar Hewan Kurban telah dirasakan oleh 1.777.080 penerima manfaat yang tersebar di 29 provinsi Indonesia dan 12 negara

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here