SEOUL – Media Korea Selatan mengatakan para pemimpin AS dan Korea Utara kemungkinan akan bertemu di Singapura pada pertengahan Juni, setelah ketegangan mereda di semenanjung Korea.
Presiden AS Donald Trump telah menyampaikan gagasan untuk mengadakan pembicaraan bersejarah meski kedua belah pihak memilih negara kota Singapura sebagai tuan rumah pihak ketiga, sebagaimana diinformasikan sumber tanpa namakepada kedua surat kabar Chosun dan kantor berita Yonhap.
Korea Utara menyangkal AS menekannya untuk merundingkan meja menjelang KTT dengan Donald Trump dan Kim Jong-un
Trump sendiri menegaskan pada hari Jumat bahwa waktu dan tempat untuk pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah diselesaikan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. “Kami sekarang memiliki tanggal dan kami memiliki lokasi,” katanya kepada wartawan. “Kami akan mengumumkannya segera,” tambahnya. KTT ini muncul setelah Kim dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menandatangani Deklarasi Panmunjom pada tanggal 27 April, menyetujui untuk bekerjasama menuju denuklirisasi di semenanjung Korea dan untuk mengantar “era baru perdamaian”.
Trump sendiri menegaskan pada hari Jumat bahwa waktu dan tempat untuk pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah diselesaikan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. “Kami sekarang memiliki tanggal dan kami memiliki lokasi,” katanya kepada wartawan. “Kami akan mengumumkannya segera,” tambahnya. KTT ini muncul setelah Kim dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menandatangani Deklarasi Panmunjom pada tanggal 27 April, menyetujui untuk bekerjasama menuju denuklirisasi di semenanjung Korea dan untuk mengantar “era baru perdamaian”.





