HAWAI – Muntahan lahar panas Gunung Berapi Kilauea di Big Island, Hawaii selain memaksa 2.000 warga untuk mengungsi, juga telah menghancurkan 21 rumah.
Warga melarikan diri dari aliran lahar cair dan gas beracun yang mengalir ke arah rumah-rumah penduduk. Pihak berwenang mengatakan, orang-orang itu bisa mengungsi beberapa bulan sebelum diizinkan kembali secara permanen.
Ratusan gempa susulan telah mengguncang Big Island sejak gempa berkekuatan 6,9 skala Richter pada Jumat (4/5/2018) yang menyertai letusan gunung berapi itu.
Dilansir VOA, Gubernur David Ige mengaktifkan Garda Nasional Hawaii dan mendesak warga untuk mematuhi peringatan resmi. Ige juga menandatangani perintah darurat yang membuka aliran dana bencana ke Big Island.
Sementara Senator Demokrat Hawaii, Brian Schatz mengatakan Badan Manajemen Darurat Federal memobilisasi sumber daya dan memantau kebakaran, kekurangan air dan pemadaman listrik.





