Kini Tak Semua Orang Bisa Mendaki Everest

KATHMANDU (KBK)—Ke depannya, tidak semua orang bisa mendaki gunung Everest. Pasalnya, pemerintah Nepal tengah menggodok aturan, bahwa kelompok tertentu tidak diizinkan mendaki gunung tertinggi di dunia tersebut.

Mereka yang tidak diperkenankan mendaki Everest adalah orang yeng berusia di bawah 18 tahun, lebih tua dari 75 tahun, dan kelompok penyandang disabilitas. Kementerian Pariwisata juga akan mengeluarkan aturan, siapa pun yang akan mendaki Everest harus memiliki pengalaman mendaki gunung sebelumya.
 
Selama ini Nepal telah meraup jutaan dollar devisa dari wisatawan yang mendaki Everest. Namun, Nepal juga mendapat kritik tajam karena manajemen yang buruk. Tahun 2014 lalu, 16 orang meninggal setelah mengalami kecelakaan di Everest. Sementara tahun ini, semua jalur pendakian ditutup setelah gempa besar yang mengguncang Nepal dan menewaskan 18 orang pendaki.

“Menurut kami, tidak seharusnyaizin diberikan kepada orang yang tidak bisa melihat maupun berjalan,” ujar Kepala Departemen Pariwisata Nepal, Govinda Karki kepada AFP, yang dilansir BBC, Selasa (29/9/2015).

Govinda menampik, aturan ini sangat diskriminatif. Menurutnya, yang utama adalah menjaga keselamatan pendaki. “Pendakian Everest bukan lelucon, itu bukan masalah diskriminasi. Bagaimana Anda bisa mendaki tanpa kaki? Seseorang harus membawa Anda  naik. Kami ingin membuat gunung ini lebih aman untuk semua orang, jadi kita harus taat pada aturan,” tegasnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here