JAKARTA – Alfaris Yosin (12) dan Rivaldus Rival (10), dua bocah kakak beradik asal Kampung Namangjawa, Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Flores, NTT alami gizi buruk. Kejadian itu bermula ketika dua bocah tersebut alami lumpuh selama bertahun-tahun.
Selain tak bisa berjalan, kondisi tubuh Alfaris maupun Rival sangat kurus hanya tulang berbalut kulit. Tulang wajah kedua anak ini tampak menonjol. Begitu pun tulang kaki dan tangan.
“Kalau Aris mengerti kalau ada orang datang. Kami omong dia paham hanya dia tidak bisa bicara. Hanya tersenyum kecil atau tertawa. Sedangkan Rival tidak mengerti apa yang orang lain bicarakan,” ucap Elisabet Ensi mama angkat dari Alfaris dan Rival seperti dilansir Kompas.com (3/11).
Elisabet menambahkan, jika sudah masuk waktu makan siang, ia akan membangunkan Alfaris dan Rival untuk makan dengan sayur seadanya. Jika ia sedang bekerja, kedua anaknya itu hanya menghabiskan waktu terbaring di tempat tidur.
“Dulu ada kursi roda untuk mereka berdua. Hanya sekarang sudah rusak. Jadi mereka tidur di saja setiap harinya. Kalau mau mandi dan WC baru saya gendong bawa keluar rumah,” tutur mama Elisabet.





