KNKT Sorot Standar Keselamatan Jeep Pariwisata

Ketua KNKT saat memberikan sambutan

Jakarta-Komite Nasional Keselamatan Trasnportasi (KNKT) menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan judul diskusi “Keselamatan Pengoperasian Jeep Pariwisata” yang berlangsung secara hybrid, luring dan daring pada Rabu (28/2) di Yogyakarta. Diskusi ini yang melibatkan beberapa pemangku kepentingan seperti Kementrian Perhubungan, Kementrian Pariwisata, Asosiasi Pengusaha Hotel, Asosiasi Pengelola Objek Wisata, dan Paguyuban Driver Jeep Wisata.

Diskusi ini secara serentak menghadirkan peserta dari empat kota yakni, Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Kota-kota ini merupakan wilayah dengan objek wisata yang menggunakan Jeep sebagai moda transportasinya.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono dalam sambutannya mengatakan bahwa keselamatan penumpang (Turis) menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pelayanan jasa pariwisata. Pasalnya, mayoritas mobil jeep yang digunakan merupakan kendaraan yang sudah menua. Diperlukan upaya perawatan secara berkala agar jeep tersebut dalam performa yang baik saat digunakan.

Lalu Soerjanto juga menyoroti fasilitas penginapan yang tidak menyediakan tempat istirahat bagi pengemudi Jeep. Hal ini menjadi penting karena faktor keselamatan tidak hanya dilihat dari kendaraan saja, melainkan juga dari manusianya.

Kementrian Perhubungan yang menjadi salah satu peserta acara, dalam hal ini Direktorat Perhubungan Darat menyambut baik FGD yang di inisiasi oleh KNKT.

Dengan adanya FGD ini diharapkan ada kesamaan kerangka berpikir dalam memprioritaskan kesalamatan jasa pelayanan pariwisata khususnya yang menggunakan moda transportasi mobil jeep.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here