JAKARTA – Ita Ariani (39), seorang ibu rumah tangga, saat ini tengah berjuang untuk sang buah hati yang terdiagnosa stunting dan bertekad bulat untuk memberikan yang terbaik bagi sang anak, Muhamad Khairul Fatih (2).
Ibu Ita yang merupakan penerima manfaat Dompet Dhuafa pada Rabu (21/2/2024) untuk kali kedua Fatih melakukan kontrol rutin di Poli Gizi RS RST Dompet Dhuafa. Mulanya Fatih dirujuk dari Puskesmas ke RSUD, kemudian dirujuk kembali ke rumah sakit yang lebih besar, namun tak kunjung mendapat solusi.
SelamamMenjadi penerima manfaat Kawasan Sehat Dompet Dhuafa di Tanah Kusir, Kemayoran, Jakarta Pusat, Ita mendapatkan edukasi terkait stunting dan dapat memberikan perhatian khusus untuk perkembangan anaknya, dengan check up setiap bulan di Poli Gizi RS RST Dompet Dhuafa.
“Alhamdulillah, kenal Dompet Dhuafa itu dari posyandu. Jadi, semua anak kalau yang ke posyandu itu yang pertumbuhannya telat atau berat badannya kurang nanti dari Dompet Dhuafa-nya itu support. Pasti sebulan sekali itu ada pertemuan sama Dompet Dhuafa untuk edukasi dan kasih makanan bergizi untuk anak, untuk sebulan ke depan,” ungkapnya.
Sebulan lalu, berat badan Fatih mencapai 7,3 Kg. Namun, pada kontrol kedua hari ini, berkat konsultasi dokter, asupan makanan, dan bantuan susu yang bergizi, perkembangan berat badannya kian meningkat yang semula 7,3 Kg menjadi 7,8 Kg.
“Alhamdulillah perkembangannya lumayan kalau buat aku, lumayan bagus dari 7,3 ke 7,8 Kg itu perjuangan banget buat aku. Udah senang banget. Sebelum di bawa ke sini (RST) saya udah senang, karena dari Dompet Dhuafa-nya udah ada support untuk masalah saya, dan sampai ke sini tuh dari dokternya ramah, dan terbuka sama pasiennya. Jadi senang dan sangat terbantu,” tambah Ita.
Ita Ariani, menjadi satu dari ribuan penerima manfaat kebaikan di RS RST Dompet Dhuafa. Fatih mendapatkan pelayanan untuk keluar dari stunting, dan semua karena kebaikan para donatur melalui dana zakat yang dititipkan pada Dompet Dhuafa.





