Konflik Marawi, Lebih dari 700 Guru Hilang

Warga Marawi dievakuasi/ ABS CBN New

MARAWI – Departemen Pendidikan mengatakan lebih dari 700 guru hilang dan masih belum diketahui keberadaannya setelah  20 hari setelah bentrokan antara pasukan pemerintah dan kelompok teror di kota tersebut.

Zenaida Unte, Inspektur Divisi Sekolah  Marawi City, mengatakanbelum menerima kabar mengenai kondisi atau lokasi lebih dari separuh guru yang jumlahnya sekitar 1.424 guru.

“Kami tidak ingin berspekulasi [tentang apa yang terjadi pada mereka], ,misalnya  mereka berada dalam situasi yang buruk, telah diculik atau terjebak di rumah mereka, atau ditahan di suatu tempat,” katanya kepada wartawan.

“Kami berharap mereka baik-baik saja, dan mereka akan melaporkan pekerjaan saat kelas kembali dibuka,” tambahnya, dilansir Inquirer, Selasa (13/6/2017).

Hingga kini sekolah belum dimulai di Marawi City karena semua sekolah umum telah ditutup atau hancur setelah pertempuran berlangsung.

Pada hari Sabtu, kata Unte, hanya 675 guru yang ditugaskan di berbagai sekolah di kota tersebut telah memberi tahu pejabat pendidikan tentang lokasi mereka. Mereka memastikan bahwa mereka selamat.

Guru yang hilang, kata Unte, mungkin telah kehilangan ponsel mereka saat mereka mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman,

Beberapa guru diketahui kehilangan rumah mereka setelah dibombardir pemerintah yang mengejar kelompok Maute dan Abu Sayyaf, namun hingga kini belum ada laporan guru yang tewas.

Advertisement