
JAKARTA – Dana zakat yang dikelola Dompet Dhuafa terbukti mampu menunjang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dalam riset yang dilakukan Dompet Dhuafa University (DDU) diketahui, dari 5 program yang sesuai dengan SDGs, 5 di antaranya memenuhi target pencapaian.
Direktur DDU, Ahmad Juwaini dalam paparannya menyampaikan, 5 program itu adalah menghapus kemiskinan (SDGs 1); kesehatan dan kesejahteraan (SDGs 3); kualitas pendidikan yang baik (SDGs 9); mengurangi ketimpangan (SDGs 10); serta perdamaian dan keadilan (SDGs 16).
Untuk pengentasan kemiskinan, Dompet Dhuafa berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat yang dibantu sebesar 30 % sehingga bisa keluar dari kemiskinan. “Dari hasil kaji dampak tahun 2016 lalu di bidang pertanian, peternakan, dan usaha mikro yang dilakukan Dompet Dhuafa, mampu mengurangi jumlah kemiskinan,” papar Ahmad.
Di bidang kesehatan, masyarakat yang mendapatkan layanan kesehatan dari Rumah Sehat Terpadu (RST) maupun LKC mampu meningkatkan ketenangan dan angka harapan hidup. Dari semula yang 0,547 menjadi 0,553. “Peningkatan daya beli mereka juga meningkat dari 0.516 ke 0.535. Penelitian ini menggunakan pendekatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” jelas Ahmad.
Sedangkan di bidang pendidikan, dari penelitian terhadap 100 warga penerima program Dompet Dhuafa, angka mengenyam pendidikan atau angka lama sekolah meningkat dari 0.66 menjadi 0.81.
Terakhir, dalam hal mengurangi ketimpangan, program-program Dompet Dhuafa berhasil memperkecil indeks gini, dari 0.385 menjadi 0.322.
“Semua ini menunjukkan bahwa program DD telah mampu mengatasi kemiskinan, termasuk mencapai program SDGs, ini kontribusi nyata Dompet Dhuafa dalam mengatasi belenggu Kemiskinan,” tukas Ahmad.




