Korban Gempa Meksiko Keluhkan Penanganan yang Lamban

Gubernur Oaxaca, Alejandro Murat, berbicara kepada keluarga yang terkena dampak [Chantal Flores / Al Jazeera]

MEKSIKO – Penduduk terdampak gempa berkekuatan 8,1 SR yang mengguncang Meksiko mengeluhkan penanganan bantuan yang lamban.

Julian Gomez, salah satu penduduk mengatakan, “Tidak ada yang datang untuk menawarkan bantuan kepada kami. Ini adalah keajaiban yang bisa kami jalani,” katanya kepada Al Jazeera.

Gomez berada di lantai dua rumahnya bersama istri dan anak perempuannya yang berusia tujuh tahun saat getaran pertama dirasakan tepat sebelum tengah malam.

Keluarga itu hendak menuruni tangga untuk keluar rumah, tapi istrinya tiba-tiba terdiam dan dalam sepersekian detik, rumah itu roboh dan mereka jatuh ke lantai satu tanpa cedera ataupun luka.

“Kita akan pindah ke rumah ayah mertua kita, kita kehilangan segalanya.”

Warga mendapat bantuan segera dari warga lainnnya, bekerja sama untuk membantu orang-orang yang terkubur di bawah reruntuhan.

“Suami saya dan tetangga lainnya harus menyelamatkan guru yang tinggal di sana,” kata Jane Wong Morales, warga lainnya, sambil menunjuk tumpukan puing di depan rumahnya.

“Dia meninggal berusaha menyelamatkan putra dan isterinya.” tambahnya.

Diketahui Sabtu pagi, Alejandro Murat, gubernur Oaxaca, tiba di Ixtaltepec untuk mengunjungi keluarga-keluarga tersebut. Seiring dengan dia datanglah bantuan yang telah lama dinanti, hampir 36 jam setelah gempa melanda.

Gempa diperkirakan telah menewaskan 90 orang tewas namun jumlah tersebut belum dikonfirmasi pihak berwenang dan kemungkinan akan terus meningkat.

Advertisement