Korban Gempa NTT Bertambah, 59 Ribu Lebih Warga Masih Bertahan di Pengungsian

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 71 orang.

Sementara itu, sebanyak 59.647 warga masih mengungsi di berbagai wilayah terdampak.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan pemerintah terus memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi. Bantuan berupa makanan, air bersih, tenda, matras, selimut, serta kebutuhan sanitasi terus disalurkan.

Hingga 18 Agustus 2026, total bantuan yang telah dikirim ke wilayah terdampak mencapai 398 ton. Distribusi dilakukan melalui jalur darat sebagai moda utama, serta didukung transportasi udara dan laut untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

BNPB menghadapi kendala geografis di Flores dan kondisi sejumlah jalan yang masih labil. Pendataan juga menjadi tantangan karena sebagian warga memilih mengungsi secara mandiri di berbagai titik.

Pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Manggarai. BNPB memastikan penanganan pengungsi menjadi prioritas, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan dan masih khawatir terhadap kemungkinan gempa susulan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here