RIAU – Senin (22/8/2016) sekitar pukul 12.20 WIB, korban hilang terakhir, dari tenggelamnya kapal pompong yang berangkat dari pelabuhan Tanjung Pinang menuju Penyengat sudah ditemukan.
Korban terakhir dari lima orang yang sempat hilang ditemukan berinisial Subagio (56) asal Kijang, Kabupaten Bintan ditemukan di depan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.
Subagio merupakan satu keluarga yang menjadi korban dalam tragedi yakni istri Daniaty (55) dan anak Wiwit Sugiarti (27) serta Esti Susilowati (23). Sementara itu Fitara Ningrum yanng merupakan cucu dari Subagio ditemukan lebih dulu pada Minggu 21 Agustus 2016.
Dilansir Sindonews, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan ini merupakan musibah yang sangat memukul seluruh masyarakat Kepri dan harus menjadi pelajaran bagi semuanya.
“Saya mengucapkan bela sungkawa kepada seluruh keluarga korban dan saya juga mengapresiasi kepada tim gabungan yang telah bekerja dengan gigih dalam upaya evakuasi dan penyelamatan ini, ” kata Nurdin.
Tenggelamnya kapal pompong bermuatan 16 penumpang ini hanya menyisakan dua korban selamat. Sang nahkoda juga tidak berhasil diselamatkan. Kecelakaan diduga karena cuca buruk dan tidak adanya pelampung yang tersedia di kapal.





