Korban Tanah Retak di Ciwidey Siap Direlokasi

ilustrasi tanah gerak

BANDUNG-Korban tanah retak di Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, dalam sebulan terakhir ini bergotong-royong membangun rumah baru di tempat relokasi Kp. Legok Kole, Desa Rawabogo. Warga membangun 35 rumah tanpa mendapatkan upah sama sekali.

“Alhamdulillah setelah tinggal di hunian sementara selama dua tahun akhirnya sudah ada kepastian lokasi rumah,” kata kelompok dua, Abah Ara, di sela-sela membangun rumah miliknya, seperti dilansir PR Selasa (17/1).

Menurut Abah Ara, sebelumnya bermunculan banyak isu kalau pemerintah pusat dan Pemkab Bandung akan ingkar janji dengan tidak merelokasi warga yang menjadi korban tanah retak pada Desember 2014 lalu.

“Dengan adanya tanah untuk relokasi dan bantuan pembangunan rumah sehingga warga bersuka cita. Penerima bantuan rumah sebanyak 35 KK yang dibagi dalam tiga kelompok,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kab. Bandung, Deddi Baidillah mengatakan, tanah untuk relokasi korban tanah retak berasal anggaran Pemkab Bandung. Sementara anggaran pembangunan rumah dari Kementerian Sosial.

“Bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 700 juta sehingga pembangunan rumah baru dibiayai Rp 20 juta. Semua bantuan langsung masuk ke rekening kelompok sehingga Dinsos hanya sebatas pendampingan warga,” pungkasnya.

Advertisement