BANJARNEGARA – Korban meninggal akibat gempa lokal di wilayah Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara, bertambah menjadi dua orang.
Kepala UPT Puskesmas Kalibening Ristiono menyebutkan korban kedua setelah remaja bernama Asep, adalah Kasrih (98) warga Duwun Tawang Desa Kertosari.
Dia juga menyebutkan, selain korban meninggal, puskesmasnya yang memang memiliki fasilitas rawat inap, terus kedatangan pasien korban gempa. Hingga Rabu (18/4/2018) petang, tercatat ada 34 orang yang menjalani rawat inap karena mengalami luka yang perlu mendapat penanganan.
Banyaknya pasien sudah melebihi kapasitas rawat inap puskesmas yang hanya mampu menampung 15 pasien. Karena itu, banyak pasien terpaksa menempati tempat seadanya di hampir seluruh ruangan yang ada di puskesmas.
“Mereka kami putuskan dirawat di puskesmas, karena fasilitas yang ada di puskesmas masih bisa menangani luka yang dialami. Namun yang lukanya perlu mendapat penanganan serius, kami rujuk ke rumah sakit. Ada tiga orang yang sementara ini kami rujuk,” jelasnya, dikutip Republika.




