CALIFORNIA – Korban kebakaran di negara bagian California di AS, meningkat menjadi menjadi 42 dan menjadikan kejadian tersebut sebagai satu-satunya kebakaran paling mematikan dalam sejarah negara bagian tersebut.
Hingga Selasa (13/11/2018) pagi, jumlah korban tewas mencapai 42 termasuk dua orang tewas di California selatan, sementara pihak berwenang masih mencari jenazah lainnya, dimana lebih dari 200 orang belum ditemukan.
Lebih dari 8.000 petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kebakaran hutan yang menghanguskan setidaknya 1.040 km persegi negara bagian itu.
“Ini benar-benar tragedi yang dapat dipahami dan ditanggapi oleh semua warga California,” kata Gubernur Jerry Brown.”Ini waktu untuk bekerja sama dan menyelesaikan tragedi ini.”
California meminta bantuan darurat dari administrasi Trump. Presiden Donald Trump telah menyalahkan pengelolaan hutan yang buruk dan mengancam tidak akan mengeluarkan anggaran untuk membantunya.
Gubernur mengatakan bahwa pemerintah federal dan negara bagian harus melakukan lebih banyak pengelolaan hutan tetapi perubahan iklim adalah sumber masalah yang lebih besar.
“Dan mereka yang menyangkal itu pasti berkontribusi terhadap tragedi yang kini kita saksikan dan akan terus menjadi saksi di tahun-tahun mendatang,” kata Brown, dilansir Aljazeera.





