Kota Manado Masih Kekurangan Guru

Ilustrasi/ist

MANADO — Jumlah guru di Manado sangat rendah. Hal itu terlihat dari perbandingan jumlah guru dengan siswa di Kota Manado yang terlihat sangat berbeda jauh.

Dari data yang didapat, sebanyak 4.352 guru terdiri dari 1.818 ASN dan 326 honorer di sekolah negeri.
Di sekolah swasta terdapat 996 ASN dan 1.212 honorer. Sedangkan untuk siswa dari sekolah negeri dan swasta berjumlah 92.933

Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Corry Tendean saat dikonfirmasi mengatakan jumlah guru yang ada masih kurang. “Perlu ditambah lagi,” ucap Corry dilansir JPNN,Senin (28/11/2016)

Senada, Ketua Komisi D Dekot Manado Apriano Saerang menuturkan, guru di Kota Manado masih kurang. Bahkan di seluruh Indonesia.

Selain itu, kemampuan kompetensi guru ASN dan Honor dinilainya masih jauh dari kata maksimal. “Tidak sesuai dengan UU guru dan dosen,” tutur Saerang. Di samping itu, kesejahteraan para guru masih sangat rendah.

“Guru tidak fokus karena harus mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” tandasnya.
Ironisnya, perhatian Pemerintah Kota tidak berimbang antara sekolah negeri dan swasta. Baik dari segi infrastruktur dan bantuan penambahan tenaga guru.
“Tidak ada keseimbangan dan pemerataan. Imbasnya, terjadi penumpukan guru yang berkualitas di sekolah unggulan,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi D Dekot Manado Dijana Pakasi  mengatakan kebutuhan guru di Kota Manado sangat banyak.
Penambahan jumlah guru haruslah seiring perkembangan sekolah. Dia menilai, sekolah swasta masih lebih unggul dibanding sekolah negeri.

“Namun, kualitas mutu guru swasta belum tentu di atas kualitas guru negeri,” ujar Pakasi.

Terkait guru berprestasi, haruslah melewati kriteria. “Semua melalui jenjang pendidikan, ada uji kompetensi serta sertifikasi,” ungkapnya.

Advertisement