SAMPANG – Kabupaten Sampang, Jawa Timur kembali dilanda banjir untuk ketiga kalinya sejak September 2016 lalu.
Banjir merendam rumah warga di jalan Imam Bonjol Kelurahan Delpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.
“Ini menandakan dengan jelas bahwa Sungai Kemuning sudah tidak ada, karena air tidak lewat sungai tapi melewati jalan raya,” kata Haryono Abdul Bari, warga yang tinggal di Kelurahan Delpenang, Senin (24/10/2016).
Banjir telah mengakibatkan aktifitas warga terganggu, seperti diungkapkan Rahmad Kurniwan, warga terdampak banjir yang tinggal di kelurahan setempat. Menurutnya, banjir luapan sungai Kemuning kali ini benar-benar membuat warga Sampang menderita. Sebab, selain melumpuhkan aktifitas warga juga membuat korban banjir semakin miskin.
“Gimana tidak semakin miskin, kalau kita enggak bekerja, karena banjir ini kita tidak bisa apa-apa,” keluhnya, dikutip dari beritajatim.
Hingga saat ini banjir luapan sungai Kemuning semakin meluber. Tak hanya itu, arus lalulintas memasuki kota juga telah dialihkan ke jalan alternatif oleh jajaran kepolisian setempat.




