Langkah Strategi DD Travel Untuk Larangan Umrah Jamaah Indonesia

kbknews.id, Jakarta – Direktur Operasional PT. Raudha Rahma Abadi (Dompet Dhuafa Travel), Asyam Sukendar menjelaskan langkah dan strateginya terkait dengan kebijakan Saudi yang menangguhkan jamaah Indonesia untuk umrah.

“Sementara ini kami masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait, beberapa airlines juga sudah mengumumkan proses refund tiket,” ujarnya lewat sambungan seluler, Jumat (28/2).

Namun demikian, dikatakan Asyam pihak asosiasi bersama pemerintah juga masih terus melobby pemerintah Saudi agar jamaah indonesia diizinkan umroh secepatnya.

Asyam menambahkan, jamaahnya yang berangkat umrah sehari sebelum pihak otoritas Arab Saudi dalam menangguhkan jamaah umrah Indonesia dan juga dari negara-negara lainnya.

“Kami berangkat 26 februari, 1 hari sebelum keberangkatan, namun keberangkatan bulan maret belum ada keputusan apakah reschedule atau tetap berangkat, kita masih menunggu konfirmasi pihak terkait,” sambungnya.

Seperti diketahui, penangguhan sementara jemaah umrah ini berlaku untuk semua negara. Termasuk dari negara GCC seperti Uni Emirat arab, Oman, Qatar, Bahrain, dan Kuwait.

Advertisement