Laporan BPS: 63 Anggota DRR Lulusan SMA, 211 Data Pendidikan Kosong

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data latar belakang pendidikan anggota DPR RI periode 2024–2029 dalam laporan Statistik Politik 2024 yang bersumber dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Data ini menjadi sorotan publik di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kinerja dan profil wakil rakyat.

Dari total 580 anggota DPR RI terpilih pada Pemilu 2024, mayoritas memiliki latar belakang pendidikan perguruan tinggi. Namun, BPS mencatat sebanyak 63 anggota DPR atau sekitar 10,85 persen merupakan lulusan SMA. Selain itu, terdapat 3 orang lulusan D3 (0,52 persen), 155 orang lulusan S1 (26,72 persen), 119 orang lulusan S2 (20,52 persen), dan 29 orang lulusan S3 (5 persen).

Menariknya, data tersebut belum mencakup seluruh anggota DPR. KPU menemukan ada 211 anggota DPR terpilih yang tidak mencantumkan latar belakang pendidikan saat pendaftaran, sehingga komposisi pendidikan tidak mencapai 100 persen.

BPS juga mencatat sebaran daerah asal anggota DPR berdasarkan pendidikan terakhir. Untuk lulusan SMA, jumlah terbanyak berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur masing-masing 10 orang, serta Sulawesi Selatan 6 orang. Sementara lulusan S1 didominasi dari Jawa Barat, Jawa Timur, serta Jawa Tengah dan Sumatera Utara.

Adapun lulusan S2 paling banyak berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, sedangkan lulusan S3 terbanyak dari Jawa Timur.

Meski latar belakang pendidikan beragam, syarat pendidikan untuk menjadi anggota DPR RI sebenarnya cukup minimal.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, calon anggota DPR diwajibkan memiliki pendidikan paling rendah tamat SMA atau sederajat. Dengan ketentuan tersebut, anggota DPR lulusan SMA tetap memenuhi syarat secara hukum untuk mencalonkan diri dan terpilih sebagai legislator.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here