Dialog Buntu hingga ke DPP, Pengurus DPC PSI Semarang Pilih Mundur

JAKARTA, KBKNEWS.id – Puluhan pengurus di 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang kompak mengundurkan diri dari jabatan kepengurusan pada Minggu (22/2/2026) malam.

Sejumlah DPC juga mengembalikan aset berupa plang ke kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Semarang sebagai bentuk protes.

Wakil Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bayu Romawan, menyebut para pengurus yang mundur sepakat tetap menjadi kader biasa. Keputusan tersebut diambil karena mereka merasa aspirasi di tingkat akar rumput tidak didengar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah.

Menurut Bayu, seperti dilansir kompas.com, salah satu pemicu kekecewaan adalah pencopotan Bangkit Mahanantyo sebagai Ketua DPRD PSI Kota Semarang yang dinilai tidak memiliki dasar jelas. Ia menilai suara DPC sudah tidak lagi diperhatikan sehingga keberadaan mereka sebagai pengurus dianggap tidak efektif.

Sebelum mundur, pihaknya mengaku telah berupaya melakukan dialog dengan DPW hingga menghubungi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui berbagai jalur, termasuk pesan WhatsApp dan DM Instagram, bahkan mencoba menghubungi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Namun, upaya tersebut disebut tidak mendapat tanggapan.

Bayu juga menilai DPW seharusnya menjadi jembatan antara aspirasi daerah dan DPP, tetapi dinilai tidak berjalan optimal.

Selain itu, pergantian kepemimpinan tanpa alasan yang jelas disebut sebagai bentuk arogansi pusat yang semakin memperkuat keputusan para pengurus DPC untuk mundur dari kepengurusan partai.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here