YAMAN – Laporan WHO terbaru mengatakan jika wabah kolera di Yaman telah membunuh 1.992 orang, dimana provinsi hajjah utara dan barat laut Hodeida terbesar terkena dampak penyakit yang ditularkan melalui air.
Ditambahkan WHO seperti dilansir Al Arabiya, Minggu (30/7/2017), bahwa 419.804 kasus dugaan penyakit usus telah dilaporkan sejak 27 April, mengatakan bahwa tingkat infeksi telah meningkat rata-rata 5.000 per hari.
Pecahnya penyakit tersebut terjadi setelah Yaman hancur akibat perang yang sedang berlangsung. Jamie McGoldrick, koordinator kemanusiaan PBB untuk Yaman, mengatakan bahwa epidemi kolera Yaman sepenuhnya buatan manusia sebagai akibat konflik.
Kurang dari 45 persen rumah sakit di negara tersebut beroperasi, namun mereka masih menggunakan kekurangan tenaga, staf dan pengobatan yang sangat banyak.
Pengepungan dan blokade oleh kedua belah pihak dalam konflik telah memperburuk situasi kemanusiaan, dengan kelompok hak asasi manusia menuduh semua pihak melakukan pelanggaran hak asasi manusia.




